Kisah seperti ini menunjukkan bahwa kecintaan pada kuda bisa hadir dari mana saja, dan begitu hadir, ia mampu mengubah hidup seseorang secara fundamental. Meski belajar berkuda bukan hal yang mudah—Titi sendiri sempat jatuh dan mengalami luka lebam biru pada siku tangannya—rasa suka dan tekad yang kuat membuatnya terus bangkit dan tak kenal menyerah. "Dua minggu untuk akhirnya mental bisa berani lagi dan fisik kuat lagi untuk latihan. Sempat ada ketakutan setelah jatuh, tapi karena suka dan pengen banget bisa berkuda, saya memberanikan diri," ujarnya.
Setiap pagi, sebelum matahari benar-benar naik, Maya sudah berada di kandang. Bagi Maya, merawat Satria bukan sekadar hobi, melainkan bentuk terapi. Ia menyisir rambut kuda itu dengan telaten, memberikan apel segar, dan membisikkan cerita-cerita tentang mimpinya. Cewek Ngentot Sama Hewan Kuda